Membangun Karir sebagai Afiliator : Bagaimana Konten Video TikTok dapat Menghasilkan Komisi
Seorang tiktokers asal Kota Gresik, Jawa Timur yang memiliki username @arangkanggo dengan 30.6k pengikut, sukses membangun bisnis sebagai seorang afiliator yang berfokus pada niche 'baby and parents' atau 'parenting' di mana pengguna TikTok membagikan konten yang berkaitan dengan perawatan bayi hingga pengalaman sebagai orang tua, seperti tips dan trik mengasuh anak; Informasi tentang tahapan perkembangan anak-anak, pertumbuhan fisik dan mental mereka; membagikan video momen berharga bersama bayi mereka; serta mengulas atau memberikan review produk untuk bayi, seperti mainan kuda, kereta dorong, baju bayi, hingga penumbuh rambut bayi.
Tiktokers dengan username @arangkanggo atau kerap disapa 'Mbak Linda' tersebut membagikan ceritanya melalui wawancara bersama penulis dalam memulai bisnisnya menjadi seorang afiliator.
"Saya mulai bergabung dengan pemasaran afiliasi sebagai afiliator pada tahun 2022. Hingga sekarang, saya masih tetap membagikan konten video di platform TikTok secara konsisten," ujar Mbak Linda
Sebelumnya, Mbak Linda hanya kerap membagikan konten video lifestyle, yaitu konten sehari-hari, gaya hidup, serta kisah kehidupan atau pengalaman pribadi. Namun, karena pada tahun 2022 beliau memiliki seorang anak bayi, maka Mbak Linda memutuskan untuk bergabung afiliator dengan memilih niche 'parenting' atau 'baby and parents' sehingga selain dapat memberikan manfaat dengan membagikan ilmu dan rekomendasi pada pengguna TikTok lain terutama yang saat ini tengah menjadi orang tua atau memiliki seorang anak bayi, hal tersebut juga dapat menjadi peluang untuk menambah pendapatan pribadi melalui komisi yang didapatkan dari hasil postingan video.
https://vt.tiktok.com/ZSLv8CJxC/
"Menurut saya, yang paling penting adalah konsisten dan sabar. Tidak ada kesuksesan yang instan. Saya membangun audiens dengan tetap konsisten dalam pembuatan konten video yang berkualitas serta dapat bermanfaat bagi parents yang lain. Selain itu, terkadang saya juga memposting video mengikuti tren untuk meningkatkan peluang FYP (For You Page) sehingga mendapatkan banyak penonton. Semakin banyak penonton, maka semakin banyak pula pengguna TikTok yang aware terhadap profil dan konten-konten video saya sehingga dapat berdampak juga pada konten produk afiliasi saya," jelas Mbak Linda.
Tidak bisa dipungkiri, bahwa konten video yang menarik dan banyak dicari karena sedang tren dapat lebih cepat terbaca oleh alogaritma TikTok. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti banyaknya interaksi, narasi yang menarik atau pesan yang kuat, kualitas produksi video yang baik, adanya caption, sounds, hastags, effects, serta trending topics.
"Dalam memasarkan produk afiliasi, penting untuk membangun kepercayaan audiens. Oleh karena itu, saya memilih mempromosikan produk yang telah saya gunakan sendiri atau saya percayai sepenuhnya sehingga dapat memberikan ulasan secara jujur melalui pengalaman pribadi saya. Saya yakin, hal itulah yang paling diinginkan audiens saya," tegas Mbak Linda.
Dalam membangun karir sebagai seorang afiliator selama lebih dari 1 tahun, tiktokers dengan username @arangkanggo tersebut telah sukses menghasilkan omzet kurang lebih 3 juta per bulannya. Namun, beliau menyebutkan hanya mendapat omzet kurang lebih 1 juta per bulan ketika traffic sedang turun. Mbak Linda berpesan pada teman-teman yang saat ini baru memulai karir di pemasaran afiliasi untuk tetap terus belajar mengikuti perkembangan zaman dan konsisten membagikan video yang berkualitas dan bermanfaat bagi orang lain. Menurut beliau, komisi atau pendapatan yang dihasilkan hanyalah bonus dari hasil kerja kerasnya. Sedangkan yang terpenting adalah tetap terus berbagi pengalaman berharga yang memberikan manfaat bagi yang lain.
Oleh : Alya Nasyanur Fauzia (NIM 23041184416), Kelas 2023I Jurusan Ilmu Komunikasi


Komentar
Posting Komentar