Skintific menurunkan pasar UMKM?
Siapa yang tidak tau skintific, skincare viral yang
diakui kualitasnya oleh banyak public
figure seperti Nagita Slavina, Tasya Farasya dan masih banyak lagi. Selain
memiliki banyak produk skincare seperti moisturizer, toner, masker, cleanser,
sun screen dan lain-lain skintific juga memengeluarkan make up yaitu cushion.
Karena diklaim dapat menjaga dan memperbaiki skin barrier skintific pun menjadi
produk incaran para netizen Indonesia.
Skincare yang dikenal berasal dari Kanada ini,
ternyata menurut surat notifikasi BPOM skintific Indonesia adalah produk yang
langsung di impor dari PT. May Sun Yvan, dengan nama industri Guandong Essence
Daily Chemical yang terletak di Cina. Jadi, meskipun merek skintific resmi
milik kanada, akan tetap terdapat nama PT. May Sun Yvan di website skintific.
Skintific dinilai menurunkan pasar karena
hebatnya strategi pasar yang dilakukan, mulai dari tiktokshop, shopee dan
lain-lain. Banyaknya artis-artis tiktok yang melakukan live shopping dan
banyaknya diskon yang diberikan membuat para konsumen semakin tergiur ingin
membeli produk-produk skintific tersebut. Banyaknya konsumen ini lah yang
akhirnya membuat produk lokal sedikit terpojokkan.
Gambar 0.1
Gambar 0.2
Shopia, salah satu konsumen skintific “aku skintific
pakai produk sabun mukanya sih, aku juga pakai skincare lokal Sea Makeup”
ujarnya. “so far skintific sama produk lokal kualitasnya sama aja, mungkin
skintific banyak yang pake tuh karena iklannya ada dimana-mana, terus bagus
juga sih, apalagi maskernya” jawabnya saat ditanya pembeda skintific dengan
produk lokal dan mengapa skintific banyak diminati konsumen.
Berbeda dengan Ririn, yang juga salah satu konsumen
produk skintific dan produk lokal azarine mengatakan “yang aku rasain beda si
pas pakai moisturizer dari azarine sama skintific, pas pakai skintific ini
kulit rasanya bisa lembab lebih lama terus kulit berasa lebih kenyal, menurut
aku ya”
Mengapa kualitas produk skincare lokal dengan produk
skincare impor dinilai berbeda?
Persepsi perbedaan kualitas antara produk
skincare lokal dan produk skincare impor dapat disebabkan oleh beberapa faktor,
meskipun tidak selalu benar untuk semua produk. Beberapa alasan mengapa
beberapa orang mungkin merasa ada perbedaan kualitas antara keduanya meliputi:
- Reputasi Merek: Produk skincare impor seringkali berasosiasi
dengan merek-merek internasional yang sudah dikenal dan memiliki reputasi
yang kuat. Merek-merek ini sering memiliki sejarah panjang dalam riset dan
pengembangan produk, yang dapat meningkatkan persepsi tentang kualitas
mereka.
- Pengawasan Regulasi: Beberapa negara memiliki standar regulasi yang
ketat untuk produk skincare impor, dan ini dapat memastikan bahwa produk
tersebut memenuhi standar tertentu dalam hal bahan baku, formulasi, dan
keamanan. Hal ini dapat memberikan kepercayaan tambahan kepada konsumen.
- Persepsi tentang Bahan: Beberapa orang mungkin percaya bahwa
bahan-bahan yang digunakan dalam produk skincare impor lebih efektif atau
lebih eksklusif daripada bahan yang digunakan dalam produk lokal. Ini bisa
menjadi mitos atau berdasarkan penelitian ilmiah yang mendukung keunggulan
tertentu dari bahan tertentu.
- Harga yang Lebih Tinggi: Produk skincare impor seringkali dijual dengan
harga yang lebih tinggi daripada produk lokal. Ini dapat memberikan kesan
bahwa produk tersebut lebih eksklusif dan mungkin lebih berkualitas.
- Pemasaran dan Kemasan: Pemasaran dan kemasan produk juga dapat
memainkan peran dalam persepsi kualitas. Produk skincare impor seringkali
memiliki kemasan yang lebih mewah dan promosi yang lebih besar, yang dapat
memengaruhi persepsi konsumen tentang kualitas.
Namun, penting untuk diingat bahwa kualitas
produk skincare tidak selalu tergantung pada apakah mereka lokal atau impor.
Ada banyak produk skincare lokal yang sangat berkualitas dan efektif, sementara
ada juga produk skincare impor yang mungkin tidak sesuai dengan ekspektasi
konsumen. Yang terpenting adalah melihat bahan-bahan yang digunakan, formulasi,
dan hasil yang diinginkan ketika memilih produk skincare, bukan hanya asal
produk tersebut.
Selain itu, setiap individu memiliki jenis kulit
yang berbeda, dan apa yang cocok untuk satu orang mungkin tidak cocok untuk
orang lain. Oleh karena itu, mencari produk yang sesuai dengan jenis kulit dan
kebutuhan pribadi Anda lebih penting daripada hanya mempertimbangkan asal
negara produk tersebut.
Gambar diambil dari:
Gambar
0.1: https://image.femaledaily.com/dyn/210/images/prod
pics/product_1665472464_6f03de43_5_800x800.jpg
Gambar
0.2 : https://images.soco.id/453-Rangkaian-Produk-Skintific-3.jpg.jpeg
Shella Mardiana Putri_2023I_23041184427


Komentar
Posting Komentar